Pelatihan Dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Desa Wonokromo

24 Februari 2020 14:55:09 WIB

Wonokromoinfo- Pelatihan dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Desa Wonokromo Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul Tahun 2020. Sabtu, 22 Februari 2020. Acara dibuka oleh Lurah Desa Wonokromo H.Edy Pudjono, S.IP., MAP dengan menyampaikan terimakasih kepada Pengurus PKK, anggota dan semua yang telah hadir.

Acara pelatihan dan penyuluhan pemberdayaan perempuan dimulai   pukul 09.00 WIB bertempat di rumah Ketua TP PKK Desa Wonokromo Hj.Arfiatun Nur Susilowati di Dusun Demangan. Dalam acara pelatihan dan penyuluhan ini menhadirkan Psikolog dengan sebutan "Bunda Cinta Yogyakarta" Beliau menyampaikan tentang psikologi dan menata hati, beliau juga menjelaskan bahwa sebagai seorang Ibu harus baik dalam segala hal, bahagia dalam segala hal. Karena pada dasarnya orang baik itu harus dimulai dari hati, ketika disakiti tidak boleh membalas menyakiti.jelasnya.

Hadir Ketua TP PKK Kecamatan Pleret Jumiyati, S.Si.T., S.Pd., MM yang dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Wonokromo pada umumnya, yang telah menfasilitasi kegiatan PKK, khususnya kepada Ketua TP PKK Desa Wonokromo Hj.Arfiatun Nur Susilowati yang telah memimpin dan melaksanakan kegiatan ini.

Hadir juga Sekretaris TP PKK Kabupaten Bantul Ery Murniasih, S.IP yang menyampaikan 10 Program pokok PKK dan menerangkan masing-masing pokja serta menghimbau untuk bersikap positif dalam menyikapi segala permasalahan. 10 Program Pokok “PKK” antara lain:
1. Penghayatan dan Pengamalan PANCASILA
Pancasila adalah landasan ideologi negara Indonesia, dan terdiri dari 5 prinsip yang tidak terpisahkan, meliputi : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila digali dari nilai budaya Indonesia, yang mencakup kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, menghargai dan menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, lebih mementingkan kepentingan nasional dari pada kepentingan diri sendiri atau keluarga.
2. Gotong Royong
Ini adalah sikap kebersamaan, saling membantu. Sikap gotong royong sudah ada dalam tradisi, budaya hidup masyarakat.
3. Pangan
Dalam hal pangan, PKK menggalakkan penyuluhan untuk pemanfaatan pekarangan, antara lain dengan menanam tanaman yang bermanfaat, seperti sayuran, ubi-ubian, buah-buahan dan bumbu-bumbuan. Bahkan juga dianjurkan memelihara unggas dan ikan serta cara pemeliharaannya di lahan pekarangan mereka sendiri. Hasilnya dimanfaatkan untuk kepentingan keluarga, dan selebihnya dapat dijual untuk menambah pendapatan keluarga dan meningkatkan penganekaragaman pangan lokal. Pembinaan teknis diadakan dalam kerjasama dengan dinas pertanian setempat.
4. Sandang
Sebagai salah satu kebutuhan dasar, pakaian sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian, sikap, perilaku dan kesehatan. Di berbagai daerah, PKK menggalakkan upaya untuk dapat memanfaatkan produk bahan dan corak pakaian setempat, dengan mencintai produksi dalam negeri.
5. Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga
Rumah bukan sekedar tempat untuk berteduh saja. Rumah adalah tempat dimana keluarga dapat hidup bersama dan meningkatkan kualitas hidupnya, dalam lingkungan yang nyaman, damai, bersih dan apik.
Orang perlu mengetahui bagaimana menata rumah sehat, menarik dan nyaman. Selain itu, perlu pula mengetahui bagaimana menjaga kebersihan rumah dan memanfaatkan pekarangan.
6. Pendidikan dan Keterampilan
Dalam hal ini PKK memanfaatkan jalur pendidikan non-formal. Dengan adanya Program “Wajib Belajar”, maka PKK menganjurkan keluarga untuk dapat memberikan pendidikan yang baik bagi putera-puterinya. Anak laki-laki maupun perempuan, perlu mendapat kesempatan belajar yang sama. Sebagai mitra pemerintah, maka dewasa ini PKK juga berperan dalam melaksanakan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Bina Keluarga Balita (BKB).
7. Kesehatan
Kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia. Orang harus belajar bagaimana cara menjaga, memelihara kesehatan diri, keluarga dan lingkungannya. Memelihara kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya sangat erat kaitannya dengan persoalan kemiskinan dan ketidak tahuan, serta pendidikan yang rendah.
Setiap orang mempunyai tugas kewajiban dan bertanggung-jawab untuk memelihara kesehatan diri sendiri, keluarga dan lingkungannya. Orang harus tahu dan mewujudkannya dalam sikap hidup sehari-hari untuk hidup bersih dan sehat, menjaga lingkungan yang sehat, baik di dalam, maupun diluar rumah. Perhatian khusus ditujukan pada kesehatan ibu dan anak, pasangan usia subur, ibu hamil dan ibu menyusui. Untuk mendekatkan sistem pelayanan kesehatan kepada golongan ini, dibentuk Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU), dengan kader Posyandu yang terlatih.
8. Pengembangan Kehidupan Berkoperasi
PKK menganjurkan pembentukan koperasi sebagai upaya pemberdayaan keluarga dengan meningkatkan pendapatan. Koperasi juga merupakan jalur yang baik dalam melatih mewujudkan prinsip kehidupan demokratis dan kerjasama antar-manusia. Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di beberapa daerah ditingkatkan menjadi koperasi.
Selain manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarga, koperasi juga dapat menjadi jalur menciptakan lapangan kerja setempat.
9. Kelestarian Lingkungan Hidup
Program ini sangat membantu dalam menjaga keseimbangan lingkungan secara ekologis. Menjaga kelestarian lingkungan menjadi faktor yang sangat penting dewasa ini. Banyak bencana alam yang disebabkan karena lingkungan yang rusak. PKK memberikan penyuluhan sederhana agar lingkungan tidak dirusak dan mencegah pencemaran sumber air, antara lain tidak membuang sampah di sungai atau selokan, serta melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk dan penyuluhan – penyuluhan kesehatan lingkungan.
10. Perencanaan sehat
Perencanaan sehat mencakup antara lain upaya meningkatkan kemampuan keluarga untuk mengelola keuangan keluarga secara efektif, efisien dengan memperhatikan kepentingan masa depan.
Mampu untuk membagi waktu dengan baik, yaitu waktu untuk mengelola rumahtangga, untuk bekerja, beristirahat, santai bersama keluarga, membagi pekerjaan dikalangan anggota keluarga yang didasarkan kemampuan masing-masing. Semua ini dapat membantu dalam upaya membangun kehidupan keluarga yang lebih teratur, terarah, efektif, efisien dan membawa bahagia bagi setiap anggota.
Pada dasarnya 10 Program Pokok PKK sudah mencakup upaya memenuhi kebutuhan dasar manusia, yaitu kebutuhan fisik, mental dan sosial.
Pada kesempatan acara ini, Ketua TP PKK Desa Wonokromo Hj.Arfiatun Nur Susilowati juga menyampaikan terimakasih atas kerjasamanya Pengurus PKK, Kader, dan Anggota PKK Desa Wonokromo serta memohon maaf diakhir jabatannya. Beliau juga menyerahkan kenang-kenangan berupa potongan kain kepada semua PKK Desa Wonokromo sejumlah 150 potong sebagai tanda terimaksih atas kerjasama dan partisipasinya.
Acara ini selesai pukul 13.00 WIB berjalan dengan lancar.
diharapkan dengan adanya pelatihan ini ibu-ibu kelompok PKK dapat memahami pentingnya peran serta perempuan dalam kehidupan rumah tangga, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat. (Rn)

 

Komentar atas Pelatihan Dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Desa Wonokromo

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
Isikan kode Captcha di atas
 

Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License