PROSESI PERNIKAHAN ADAT JAWA YANG SEMAKIN DIRINGKAS
06 Maret 2020 08:30:24 WIB
Wonokromiinfo/. Prosesi Pernikahan secara adat jawa akhir-akhir ini mulai dikemas secara lebih ringkas. Hal ini disamping karena faktor pembiayaan yang dirasa membutuhkah dana cupkup besar untuk kalangan ekonomi menengah kebawa, juga karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang makna yangvtersimpan di setiap tahap upacara adat yang dilaksanakan sehingga mereka menganggap acara tersebut tidak ada manfaatnya.
Tetapi upacara perbikahan adat jawa akhir- akhir ini mulai dimunculkan kembali, meskipun beberapa masyarakat hanya mengambil beberapa bagian dari keseluruhan prosesi adat. Hal ini dilakukan untuk memunculkan kembali rasa bangga kita kepada tinggalan leluhur yang sebenarnya sangat penuh dengan makna filosofi yang ada di dalamnya. Bahkan sudah mulai banyak warga negara asing yang berbondong- bondong datang ke Indonesia terutama ke Pulau Jawa hanya untuk belajar tentang kebudayaan yang ada di dalamnya.
Fenomena seperti ini kalau tidak diimbangi dengan kemauan dan tekad kita dalam mempelajari dan melestarikan budaya yang ada di lingkungan kita, tidak mustahil bahwa nantinya kita akan seperti tamu di rumah sendiri ketika para pemerhati budaya dari luar mulai mempunyai ketertarikan untuk melakukan beberapa acara adat yang ada.
Sehubungan dengan hal tersebut masyarakat sudah mulai menyadari tentang pentingnya menjada adat dan budaya leluhur yang kita miliki dan berusaha melestarikannya. Misalnya bisabterlihat pada gambar di atas ketika Fuad (Dukuh Brajan) mengantarkan warganya untuk acara pernikahan di Magelang pada hari Rabu kemarin (05/03/2020). Ternyata di sana acara pernikahan masih dilaksanakan dengan prosesi- prosesi adat meakipun tidak selengkap yang seharusnya, seperti prosesi balang gantal, ngidak endhog, sindur, kacar kucur dan dulangan.
Hal yang demikian semoga bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk lebih mencintai budaya dan adat tinggalan dari nenek moyang dari pada terbawa arus kenajuan zaman yang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang pernah diajarkan para pendahulu kita.(fuad)
Komentar atas PROSESI PERNIKAHAN ADAT JAWA YANG SEMAKIN DIRINGKAS
Formulir Penulisan Komentar
Rebopungkasan Kalurahan Wonokromo
Kalender Hijriyah-Masehi 2024
Bagimu Negeri
Lagu Indonesia Raya
musik
Habib
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pengajian Jumat Pagi Lintas Sektor Kapanewon Pleret
- Dokumenter Sate Klatak
- Case Conference PPKS Warga Karanganom
- Survei dan Pengukuran di Kali Code Dusun Jejeran 2
- Kalurahan Wonokromo Gelar Pelayanan One Day Service Pemutakhiran Data PBB Tahun 2026
- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Sosialisasi Evaluasi Penetapan Rintisan Desa Budaya
- Rapat Koordinasi Persiapan Jagongan Kalurahan
Website desa ini berbasis Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) Berdaya yang diprakarsai dan dikembangkan oleh Combine Resource Institution sejak 2009 dengan merujuk pada Lisensi SID Berdaya. Isi website ini berada di bawah ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International (CC BY-NC-ND 4.0) License
















